MUARA BULIAN – Arus deras Sungai Batanghari menyebabkan kerugian besar bagi petani ikan di Desa Aro, Muara Bulian. Pada Rabu, 20 Agustus 2025, pagi hari, sekitar 200 keramba ikan hanyut setelah tali pengikatnya putus.
Seorang petani, Dedi, menjelaskan bahwa kejadian terjadi pukul 08.30 WIB. Sebagian besar keramba yang hanyut berisi ikan siap panen. Sisanya adalah bibit ikan yang baru berumur 1 hingga 2 bulan. Akibatnya, Dedi dan para petani lain menderita kerugian total sekitar Rp 3 miliar. Mereka kini berharap pemerintah Kabupaten Batanghari bisa segera memberikan bantuan untuk membantu mereka bangkit kembali.
Reporter: Sabli
Dikutip dari media: zonajambi.com














