Batanghari, 7 Maret 2025 – Kabar duka datang dari Desa Rantau Kapas Mudo, RT 10, Kecamatan Muara Tembesi, setelah Ibu Ernita, seorang ibu rumah tangga yang dikenal ulet dan pekerja keras, wafat saat memanen kelapa sawit. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 12.30 WIB.
Ibu Ernita menghembuskan napas terakhirnya setelah alat panen sawit (egrek) yang digunakannya menyentuh kabel listrik. Saat itu, beliau tengah menyelesaikan satu pohon sawit terakhir sebelum pulang dari bekerja. Sebagai seorang wanita yang penuh dedikasi, Ibu Ernita kerap membantu suaminya mencari brondol buah kelapa sawit untuk menambah penghasilan keluarga.
Bhabinkamtibmas Desa Rantau Kapas Mudo, Aiptu Agus Pramono, menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para petani sawit, untuk senantiasa waspada dan memperhatikan lingkungan sekitar saat memanen menggunakan alat panjang seperti egrek. Langkah ini penting untuk menghindari tragedi serupa.
“Kami turut berduka atas kehilangan Ibu Ernita yang dikenal sebagai sosok ibu rumah tangga yang tekun dan penuh semangat. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ungkap Aiptu Agus Pramono.
Tragedi ini menjadi pengingat bagi para petani kelapa sawit untuk selalu berhati-hati, terutama ketika bekerja di sekitar instalasi listrik.
(Bhabinkamtibmas Polsek Muara Tembesi)













