BATANG HARI – Jabatan bukan mahkota untuk berkuasa, melainkan amanah yang harus dijaga. Ketika kepercayaan rakyat disalahgunakan untuk memperkaya diri sendiri, yang terluka bukan hanya keuangan negara, tetapi juga harapan jutaan rakyat.
Korupsi bukan sekadar angka dalam berkas perkara. Korupsi adalah sekolah yang terbengkalai, jalan yang rusak, pelayanan publik yang terhambat, serta masa depan yang dirampas dari generasi penerus bangsa.
Wahai para pemegang kekuasaan, ingatlah bahwa jabatan hanyalah titipan. Hari ini mungkin mendapat penghormatan, esok sejarah akan mencatat segala perbuatan dengan jujur. Harta dan kekuasaan tidak akan abadi, tetapi nama baik atau aib akan terus dikenang.
Keadilan harus ditegakkan tanpa memandang pangkat, jabatan, maupun kedudukan. Siapa pun yang terbukti melakukan korupsi berdasarkan putusan pengadilan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. Aset hasil kejahatan wajib dikembalikan demi memulihkan kerugian negara dan hak rakyat.
Jangan biarkan pengkhianatan terhadap amanah bangsa menjadi hal yang dianggap biasa. Indonesia membutuhkan pemimpin yang jujur, berintegritas, dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.
Karena pada akhirnya, sejarah akan selalu mengingat:
Siapa yang mengabdi untuk negeri, dan siapa yang mengkhianati amanah yang dipercayakan kepadanya.
Jurnalis: SABLI
#LawanKorupsi #JagaAmanah #Integritas #KeadilanUntukRakyat #IndonesiaBersih #Antikorupsi #SuaraRakyat #MoralBangsa #PeduliNegeri #IndonesiaMaju














