BATANGHARI – Kursi kepemimpinan di Kejaksaan Negeri Batanghari resmi berganti. Dalam sebuah seremoni yang digelar pada Jumat, 27 Februari 2026, Muhammad Irwan resmi memulai debutnya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batanghari, menggantikan Erik Meza Nusantara yang berpindah tugas.
Acara kenal pamit yang berlangsung di jantung Kabupaten Batanghari ini tak sekadar formalitas birokrasi. Kehadiran Ketua DPRD Batanghari, berdampingan dengan Bupati Muhammad Fadhil Arief dan Wakil Bupati H. Bakhtiar, menjadi sinyal kuat upaya menjaga stabilitas hubungan antara eksekutif, legislatif, dan penegak hukum.
Ketua DPRD Batanghari menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi. Baginya, transisi ini adalah momentum untuk memperkuat sinergi yang sudah ada, terutama dalam pengawasan dan penegakan hukum di Bumi Serentak Bak Regam.
“Harapannya, kolaborasi antara kejaksaan dan pemerintah daerah semakin solid ke depan,” ujarnya di hadapan jajaran Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir.
Kepada Erik Meza Nusantara, legislatif memberikan catatan positif atas kinerjanya selama menjabat. Sementara bagi Muhammad Irwan, tugas berat sudah menanti untuk memastikan supremasi hukum tetap selaras dengan program pembangunan daerah.
Kehadiran pucuk pimpinan DPRD dalam agenda ini menegaskan satu hal: komitmen legislatif untuk tidak membiarkan lembaga penegak hukum berjalan sendirian dalam mengawal kemajuan daerah.
Reporter: Sabli














