BATANG HARI – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batang Hari, Ajrisa Windra, memastikan pihaknya akan segera memperbaiki kerusakan di ruas jalan yang menghubungkan Desa Ampelu Mudo dengan Desa Tenam, Kecamatan Muara Bulian. Langkah ini diambil menyusul adanya keausan permukaan jalan di sejumlah titik pada jalur tersebut.
Evaluasi Teknis dan Penanganan Cepat
Ajrisa menjelaskan bahwa tim teknis telah melakukan evaluasi di lapangan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat. Kerusakan tersebut diidentifikasi terjadi akibat tingginya beban lalu lintas, terutama kendaraan angkutan sawit yang melintasi kawasan tersebut.
“Kami sudah mengevaluasi kondisi lapangan. Dalam waktu dekat, akan dilakukan pemeliharaan dengan pelapisan aspal lapis aus atau Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) agar struktur jalan tetap mantap dan aman dilalui,” ujar Ajrisa kepada awak media, baru-baru ini.
Ia menambahkan bahwa proses perbaikan akan dilakukan melalui skema swakelola. Strategi ini dipilih agar penanganan kerusakan dapat berjalan lebih cepat dan pengawasannya lebih terkontrol oleh dinas terkait.
Detail Proyek dan Komitmen Pemerintah
Ruas jalan sepanjang 1,076 kilometer tersebut sebelumnya dibangun pada Tahun Anggaran 2024 menggunakan konstruksi rigid beton. Proyek ini didanai oleh Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp4,3 miliar yang dikerjakan oleh CV DSP di bawah naungan Dinas PUTR Batang Hari.
Meskipun konstruksi beton tergolong kuat, intensitas kendaraan berat yang tinggi menyebabkan permukaan beton mengalami keausan. Menurut Ajrisa, pelapisan AC-WC di atas permukaan beton merupakan solusi teknis yang efektif untuk:
Mempertahankan kualitas permukaan jalan.
Memperpanjang usia pakai (layanan) infrastruktur.
Mencegah kerusakan struktur yang lebih dalam.
Mendukung Ekonomi Lokal
Langkah cepat ini diklaim sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam menjaga kemantapan infrastruktur demi kelancaran mobilitas warga. Ajrisa menegaskan bahwa infrastruktur yang baik adalah kunci pertumbuhan ekonomi lokal.
“Langkah ini penting untuk memastikan jalur distribusi hasil perkebunan tetap berfungsi optimal. Kami berharap masyarakat dapat kembali menikmati jalan yang aman dan nyaman, sehingga transportasi di kawasan Muara Bulian berjalan lancar,” pungkasnya.
Reporter: Sabli














