JAMBI — Dalam rangka mengantisipasi dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, jajaran Polda Jambi bersama polres di wilayahnya mengintensifkan patroli dan pengecekan ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan secara serentak di sejumlah daerah, meliputi Muaro Jambi, Tebo, Kerinci, Merangin, Bungo, hingga Tanjung Jabung. Fokus pengawasan mencakup ketersediaan stok BBM, antrean kendaraan, serta potensi penyalahgunaan BBM subsidi.

Di wilayah Polsek Sungai Bahar, Polres Muaro Jambi, petugas melakukan pengecekan di SPBU Nomor 25.363.07, Desa Panca Bakti. Hasilnya, tidak ditemukan praktik pelangsiran BBM subsidi jenis solar maupun pertalite. Namun, stok solar dilaporkan habis, sementara pertamax tersisa 140 liter dan pertalite masih tersedia sebanyak 16.370 liter.

Sementara itu, di wilayah Jambi Luar Kota (Jaluko), pengecekan dilakukan di empat SPBU, yakni SPBU Nomor 24.363.68 PT Dwi Putra Borneo di Desa Rengas Bandung, SPBU Nomor 24.363.07 PT Anha Energi Pratama di Simpang Sungai Duren, SPBU Nomor 24.363.88 PT Energi Petro Midas di Mendalo Indah, serta SPBU Nomor 23.363.33 PT Sinar Cahaya Metta di Mendalo Darat. Hasil monitoring menunjukkan pasokan BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, terpantau lancar dan tidak ditemukan antrean berlebih.

Di Kabupaten Tebo, patroli dilakukan di SPBU Km 10 Sungai Alai, SPBU Km 2 Tebing Tinggi, dan SPBU Km 4 Tebing Tinggi. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dilaporkan tetap aman dan kondusif.

Adapun di wilayah Polres Kerinci, pengecekan dilakukan di sejumlah SPBU. Di SPBU Pelayang Raya, stok pertalite dilaporkan kosong, sementara pertamax tersedia 12.421 liter, pertamax turbo 2.797 liter, dexlite 7.796 liter, dan solar 6.059 liter. Di SPBU Koto Lebu, stok pertalite mencapai 20.628 liter, pertamax 8.577 liter, solar 17.684 liter, dan dexlite 7.979 liter.

Selanjutnya, di SPBU Sungai Liuk tersedia pertalite 16 ton dan dexlite 2,8 ton. SPBU Tanah Kampung mencatat stok pertalite 42.000 liter, pertamax 4.794 liter, pertamax turbo 1.908 liter, dan dexlite 10.000 liter. Sementara di SPBU Tutung Bungkuk, tersedia pertalite 8 ton, pertamax 6 ton, dan dexlite 9 ton, dengan stok solar dan pertamax turbo dilaporkan kosong. Secara umum, ketersediaan BBM di wilayah Kerinci dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.

Di Kabupaten Merangin, pengecekan dilakukan di SPBU Nomor 24.373.57 Desa Koto Rayo dan SPBU Nomor 23.373.06 Desa Tambang Baru. Stok BBM di kedua lokasi dinyatakan cukup, tanpa antrean panjang maupun potensi gangguan distribusi.

Sementara itu, di Kabupaten Bungo, monitoring dilakukan di SPBU Nomor 24.372.25 Desa Rantau Ikil dan SPBU Nomor 25.372.09 Kuamang Kuning. Antrean kendaraan di Rantau Ikil terpantau normal dengan durasi sekitar 2 hingga 5 menit. Namun, di Kuamang Kuning, antrean pertalite tercatat cukup panjang, mencapai sekitar 3 jam 30 menit.

Di wilayah Tanjung Jabung Barat, pengecekan dilakukan di SPBU Nomor 23.365.47 PT Alam Barajo. Stok pertamax tercatat 4.968 liter dan dexlite 5.208 liter, sementara pertalite dan solar masih dalam proses pengiriman. Situasi di lokasi terpantau tertib tanpa antrean panjang.

Adapun di Tanjung Jabung Timur, patroli dilakukan di SPBU Cantika Sabak Barat dan SPBU Simpang Tuan, Mendahara Ulu. Hasilnya, situasi tetap aman, distribusi BBM berjalan lancar, serta tidak ditemukan gangguan kamtibmas.

Secara umum, hasil patroli di berbagai wilayah menunjukkan ketersediaan BBM masih dalam kondisi aman, distribusi berjalan lancar, serta tidak ditemukan praktik penimbunan maupun pelangsiran BBM subsidi.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas pasokan energi dan situasi kamtibmas.

“Polda Jambi bersama polres jajaran terus melakukan patroli dan pengecekan SPBU guna memastikan ketersediaan BBM tetap aman dan distribusinya berjalan lancar. Kami juga mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM subsidi yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Erlan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, mengingat tidak ada kenaikan harga untuk BBM subsidi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak panik. Percayakan kepada pemerintah dan aparat kepolisian, distribusi BBM akan terus diawasi sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.

Dengan intensifikasi patroli ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Provinsi Jambi tetap kondusif serta aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar di tengah dinamika kebijakan penyesuaian harga BBM.

Jurnalis: SABLI

Reporter: admin