Muara Bulian – Kemeriahan pawai pembangunan dalam rangka perayaan HUT ke-80 RI di Muara Bulian, Batang Hari, tak surut meski diguyur hujan deras. Pawai ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk siswa-siswi SD 70/1-Simpang Terusan.
Acara yang berlangsung pada Senin, 18 Agustus 2025, ini dimulai dari alun-alun Lapangan Garuda Muara Bulian dan berakhir di rumah dinas Wakil Bupati Bakhtiar S.P. Pelepasan peserta pawai dilakukan langsung oleh Wakil Bupati, sementara sambutan di garis akhir diberikan oleh Bupati Muhammad Fadhil Arief S.E.
Semangat para peserta pawai tidak luntur meski cuaca kurang mendukung. Di bawah guyuran hujan, barisan pawai tetap bergerak meriah dengan beragam atribut. Tak hanya peserta, para pedagang UMKM juga ikut merasakan kemeriahan dengan ramainya pengunjung yang datang menyaksikan pawai.
Pawai Pembangunan, Hujan Tak Halangi Semangat
Langit Muara Bulian pagi itu mendung, namun ribuan pasang mata tetap bersemangat menantikan pawai pembangunan HUT ke-80 RI. Hujan deras yang mengguyur sejak subuh tak mampu membendung antusiasme warga Batang Hari.
Anak-anak sekolah dengan seragam pramuka dan jas hujan tipis tampak melompat gembira. Rombongan instansi pemerintah dan komunitas lokal juga sudah siap dengan kostum unik dan kreatif.
Pawai dimulai pukul 07.39 WIB, ditandai dengan melajunya mobil hias replika naga. Sorak-sorai penonton pecah, menyambut para peserta yang berjalan sambil menampilkan berbagai atraksi, mulai dari tarian hingga nyanyian lagu nasional. Semangat persatuan dan gotong royong terpancar jelas, menunjukkan bahwa kecintaan pada bangsa takkan pudar, bahkan di tengah tantangan cuaca.
Di akhir pawai, senyum puas terpancar dari wajah para peserta dan penonton. Mereka tidak hanya merayakan ulang tahun kemerdekaan, tetapi juga semangat juang yang tak bisa dipadamkan. Di bawah rintik hujan, Batang Hari menunjukkan bahwa persatuan adalah harta yang paling berharga.
Reporter: Sabli














