JAKARTA — Di tengah perjalanan bangsa yang terus menapaki cita-cita kemerdekaan, kabar duka datang menyelimuti negeri. Putra terbaik bangsa, Ryamizard Ryacudu, telah berpulang ke hadirat Allah SWT pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Kepergian almarhum dikonfirmasi oleh Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. Sebelum mengembuskan napas terakhir, almarhum menjalani perawatan intensif di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD.
Dalam perjalanan hidupnya, Ryamizard bukan sekadar seorang prajurit. Ia adalah anak bangsa yang mengabdikan tenaga, pikiran, dan jiwa raganya untuk menjaga kedaulatan negara. Berbagai amanah pernah diembannya, mulai dari Pangkostrad, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2002–2005, hingga Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2014–2019.
Sebagaimana ajaran para pendiri bangsa yang menempatkan pengabdian kepada rakyat dan tanah air sebagai kehormatan tertinggi, almarhum dikenal sebagai sosok yang teguh memperjuangkan kekuatan pertahanan nasional serta menanamkan semangat Bela Negara kepada generasi penerus.
Kepergian seorang pejuang bukanlah akhir dari perjuangan itu sendiri. Jasa, pengorbanan, dan keteladanan yang telah ditinggalkannya akan tetap hidup dalam ingatan bangsa, menjadi suluh bagi mereka yang melanjutkan pengabdian kepada Indonesia.
Selamat jalan, Jenderal. Engkau telah menunaikan tugasmu untuk negeri. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdianmu, serta menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya…Al-Fatihah.
Jurnalis: SABLI














