JAMBI – Gangguan sistem kelistrikan menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Sumatera pada Jum’at malam (22/5/2026). Peristiwa tersebut memicu beragam reaksi warga, mulai dari kepanikan akibat jaringan komunikasi terganggu hingga candaan yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Informasi yang beredar menyebutkan gangguan terjadi pada sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT), sehingga menyebabkan pasokan listrik di beberapa daerah mengalami pemadaman total.
Di Kota Jambi, suasana malam yang biasanya dipenuhi aktivitas warga mendadak berubah gelap. Sejumlah warga mengaku kesulitan mengakses jaringan internet dan mengisi daya telepon seluler karena listrik padam cukup lama.
“Biasanya malam sibuk main ponsel, sekarang malah duduk ngobrol dengan tetangga,” ujar Boy Bf, warga Kecamatan Muara Bulian, Jumat malam.
Di sejumlah warung kopi, warga terlihat berkumpul sambil menunggu listrik kembali normal. Kondisi tersebut justru menciptakan suasana kebersamaan yang jarang terjadi di tengah aktivitas masyarakat yang kini banyak bergantung pada perangkat digital.
Selain itu, para pedagang dan ibu rumah tangga juga mengaku khawatir bahan makanan yang disimpan di dalam lemari pendingin mengalami kerusakan akibat pemadaman listrik.
Sementara itu, anak-anak terlihat menikmati suasana gelap dengan bermain di luar rumah bersama teman-teman mereka. Di media sosial, berbagai komentar bernada humor turut mewarnai peristiwa tersebut.
Sebagian warganet mengaitkan gangguan listrik itu dengan putusnya jaringan hubungan komunikasi. “Bukan cuma hubungan yang bisa terputus, listrik Sumatera juga,” tulis salah seorang pengguna media sosial.
Informasi sementara yang diterima menyebutkan gangguan diduga terjadi pada jaringan transmisi di wilayah Rumai, Muaro Bungo, dengan tegangan 275 kV. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti maupun estimasi pemulihan sistem kelistrikan.
Meski demikian, sebagian besar warga memilih tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Sejumlah masyarakat bahkan memanfaatkan kondisi padam listrik untuk berkumpul bersama keluarga dan tetangga di lingkungan masing-masing.
Jurnalis: SABLI












