BATANG HARI – Kabel Wi-Fi menjuntai kembali jadi ancaman nyata. Seorang Kepala Dusun (Kadus) di Desa Suka Ramai nyaris kehilangan nyawa setelah lehernya terjerat kabel rendah saat melintas menuju MAN 2 Batang Hari, Kamis (30/4/2026).
Korban terjatuh dengan luka robek serius di leher dan harus mendapat jahitan. Insiden ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan bukti nyata buruknya pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur kabel di ruang publik.
Kabel semrawut, perawatan minim, dan lemahnya tanggung jawab operator kembali dipertontonkan. Ironisnya, lokasi kejadian berada di jalur pendidikan yang setiap hari dilalui pelajar.
Hingga kini, belum ada penjelasan dari pihak penyedia layanan. Pemerintah daerah pun didesak tak lagi abai. Tanpa penertiban tegas, kabel-kabel liar akan terus menjadi jerat maut di jalanan.
Jurnalis: SABLI













