BATANGHARI – Aksi premanisme jalanan kembali pecah. Seorang sopir truk batubara, Riyan Lendra, menjadi korban pengeroyokan massal di Jalan Lintas Desa Kilangan setelah menolak permintaan pungli.
Penolakan Pungli: Korban diadang pemotor yang meminta uang Rp20.000. Karena korban hanya memberi Rp6.000, pelaku naik pitam.
Meski sempat kabur, pelaku kembali membawa rombongan massa bersenjata kayu.
Truk mengalami kerusakan parah pada kaca depan dan spion.
Langkah Hukum: Korban telah resmi melapor ke Satreskrim Polres Batanghari (STBPP/71/III/2026).
Reporter: Sabli














