BATANG HARI – Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Batanghari di Muara Tembesi menggelar program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 2 Batang Hari, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Batanghari di Muara Tembesi, Bakti Suryantoro, S.H., M.H., didampingi jajaran jaksa fungsional. Kehadiran tim disambut oleh Kepala SMAN 2 Batang Hari, Arif Rahman, S.Pd., M.Pd., beserta para guru dan siswa kelas XI sebagai peserta utama.
Fokus Materi: Tupoksi Jaksa dan Pencegahan Bullying
Dalam sosialisasi tersebut, tim Cabjari Muara Tembesi memaparkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum. Selain itu, poin krusial yang disampaikan adalah edukasi mengenai bahaya perundungan (bullying), baik dari sisi dampak hukum, sosial, maupun psikologis, serta langkah-langkah pencegahannya di lingkungan sekolah.
Bakti Suryantoro menegaskan bahwa generasi muda perlu mendapatkan pemahaman hukum sejak dini agar terhindar dari perilaku yang melanggar norma.
“Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini menegaskan kembali betapa pentingnya peran penyuluh hukum untuk menyampaikan dan menginformasikan hukum kepada masyarakat yang belum memahami hukum,” ujar Bakti.
Ia juga menambahkan bahwa kesadaran hukum merupakan fondasi penting bagi setiap warga negara. “Idealnya, setiap warga negara harus mengetahui dan melek hukum sejak usia sekolah,” imbuhnya.
Respons Positif Siswa
Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Mereka mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai peran jaksa serta menyadari konsekuensi hukum dari tindakan perundungan yang kerap dianggap sepele di kalangan remaja.
Melalui program ini, Kejaksaan berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang sadar hukum, berkarakter, serta mampu menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan rasa saling menghormati antar sesama.
Reporter: Sabli














