MUARA TEMBESI – Ruas jalan lintas nasional Jambi–Muara Bungo kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara motor dilaporkan tewas di tempat setelah terlindas truk tronton di KM V, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa nahas ini terjadi di tengah padatnya arus lalu lintas periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Korban diketahui bernama Parjono, warga Payo Lebar, yang mengembuskan napas terakhir dengan kondisi mengenaskan di lokasi kejadian.

Kronologi dan Evakuasi

Berdasarkan pantauan di lapangan, kecelakaan melibatkan satu unit mobil trailer dengan nomor polisi B 9235 SEH. Tubuh korban yang sempat terjepit kendaraan berat tersebut segera dievakuasi oleh warga Kelurahan Kampung Baru bersama pengguna jalan dan personel Pos Pam Nataru 2025-2026.

Mengingat lokasi kejadian yang berdekatan dengan Puskesmas Muara Tembesi, proses evakuasi berlangsung cepat menggunakan mobil ambulans. Namun, nyawa korban tidak tertolong akibat luka berat yang diderita.

Sopir Asal Lampung Diamankan

Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan sopir truk guna menghindari amuk massa dan kepentingan penyidikan. Identitas sopir diketahui bernama Amiruddin (44), warga Dusun Sidoarjo, Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

“Terduga sopir beserta barang bukti saat ini telah diamankan oleh Unit Laka Satlantas Polres Batanghari untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap seorang petugas kepolisian di lokasi kejadian.

Sorotan Tajam: Keamanan Jalur Lintas

Insiden ini kembali memicu kritik publik terkait pengawasan kendaraan bermuatan berat di jalur padat pemukiman. Minimnya visibilitas serta dugaan pelanggaran bahu jalan kerap menjadi faktor pemicu laka lantas di wilayah Muara Tembesi.

 

Kepolisian Resor (Polres) Batanghari mengimbau keras kepada para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

 

“Kami ingatkan masyarakat untuk tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan secara sembarangan karena sangat mengganggu visibilitas. Keselamatan adalah prioritas utama, terutama di jalur lintas nasional yang padat seperti saat ini,” tegas pihak kepolisian dalam keterangannya.

 

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas yang sempat tersendat mulai kembali terurai setelah petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Penanganan kasus sepenuhnya diambil alih oleh Satlantas Polres Batanghari untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Reporter: Sabli

Reporter: admin