MUARA BULIAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari telah meresmikan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk periode 2025-2045. Pembentukan alat kelengkapan dewan ini dilaksanakan pada Senin, 10 Juni lalu, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Lima belas anggota dari masing-masing fraksi DPRD Batanghari diutus menjadi anggota Pansus. Sehari setelahnya, Selasa, 11 Juni, Pansus langsung memilih Ketua melalui voting tertutup. Hasilnya, Kms. Supriyadi dari Fraksi Demokrat Keadilan Sejahtera mengungguli Amin Hudari dari Fraksi PPP, dan resmi ditetapkan sebagai Ketua Pansus Ranperda RTRW.

Supriyadi, politisi Partai Demokrat, menjelaskan bahwa revisi Perda RTRW Nomor 16 Tahun 2013 adalah sebuah kewajiban. Penyesuaian ini harus dilakukan setelah penetapan RTRW Nasional dan RTRW Provinsi, khususnya pasca lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020, yang kemudian diatur lebih teknis melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Tata Ruang.

“Perda 16 Tahun 2013 tentang RTRW Kabupaten Batanghari wajib untuk dilakukan revisi,” ujar Supriyadi. Ia menegaskan, timnya harus “kejar tayang” dalam pembahasan untuk segera mendapatkan Persetujuan Substansi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyusun substansi, agar produk hukum yang dihasilkan akuntabel dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Fungsi Pansus dibentuk untuk memastikan bahwa RTRW yang akan ditetapkan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat, serta sejalan dengan peraturan perundang-undangan,” ungkapnya. Supriyadi juga menyebutkan ada 14 syarat yang akan diajukan ke kementerian dan saat ini tengah dalam proses validasi. “Untuk tahap awal, kita akan melakukan rapat pendahuluan untuk pembahasan substansi yang telah disampaikan pihak eksekutif beberapa waktu lalu,” tutupnya.

Reporter: Sabli

Reporter: admin