Rantau Kapas Mudo, zoomfakta.com – Gelaran reuni akbar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Muara Tembesi baru-baru ini menjadi momentum hangat untuk merajut kembali tali persahabatan yang telah lama terjalin. Mengusung tema mendalam tentang arti persahabatan, “Seorang teman baru sangat berharga, dan seorang teman lama tak ternilai harganya,” acara ini tak hanya menjadi ajang nostalgia, namun juga menyuarakan harapan besar untuk kemajuan daerah.

 

Ketua panitia pelaksana,Gamal Abdul Nasser S.E., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar alumni, terutama yang kini berkiprah di berbagai instansi pemerintahan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama memikirkan strategi Promosi kearifan lokal dan adat istiadat setempat. Visi besar yang diusungnya adalah menjadikan Muara Tembesi sebagai ikon pariwisata yang berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Kekhawatiran akan terkikisnya warisan sejarah akibat erosi Sungai Batanghari menjadi salah satu pendorong utama gagasan ini. Gamal Abdul Nasser S.E meyakini, dengan kolaborasi yang solid, potensi wisata sejarah dan budaya di sepanjang bantaran sungai dapat dioptimalkan.

 

Acara reuni ini dihadiri oleh lintas generasi alumni SMPN 1 Muara Tembesi, mulai dari angkatan 1970-an hingga 1980-an. Semangat kebersamaan dan kerinduan akan masa-masa sekolah tampak jelas terpancar dari interaksi para peserta.

Salah seorang alumni, Feriyanto, menyampaikan harapannya agar silaturahmi ini tidak hanya berhenti pada acara ini saja. Ia mendorong agar kegiatan reuni dapat terstruktur lebih baik di masa depan, sehingga ikatan antar alumni tetap kuat dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan daerah.

 

Sejumlah tokoh dan perwakilan alumni turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Protokoler Ruslan, Wakil Ketua Panitia Alex Atip, Kepala Desa Rantau Kapas Mudo Arwinsyah, serta para pengurus kegiatan reuni seperti Hermanto dan Tarmizi Buyung, ustadz Walid.

 

Sebuah fakta sejarah menarik terungkap dalam acara ini, yakni kedatangan utusan kantor kepolisian Wakil Presiden RI Muhammad Hatta pada tahun 1965 yang pernah bermalam di Pasar Muara Tembesi. Lebih jauh lagi, terungkap bahwa alumni SMPN 1 Muara Tembesi pernah menduduki jabatan strategis sebagai Bupati Batanghari tingkat II pada masanya. Fakta ini semakin memperkuat keyakinan akan potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh alumni sekolah ini untuk turut membangun daerah.

 

Dengan semangat persahabatan dan visi yang kuat untuk memajukan Muara Tembesi, reuni akbar SMPN 1 ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi kolaborasi yang berkelanjutan demi kemajuan daerah dan pelestarian warisan budaya.

 

(Sabli)

Reporter: admin