BATANG HARI – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Kadaton Mulia Pratama. Seorang karyawan yang bekerja sebagai mekanik dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja saat melakukan perbaikan mesin perebusan (sterilizer) di area pabrik pada Kamis (4/6/2026).
Korban diketahui bernama Ucok (55), warga Kelurahan Rantau Kapas, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari. Almarhum meninggalkan seorang istri dan keluarga yang kini tengah berduka atas musibah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah karyawan perusahaan, korban dikenal sebagai pribadi yang ramah, baik, dan mudah bergaul dengan rekan-rekan kerjanya.
“Beliau orangnya ramah dan baik. Kami semua merasa kehilangan atas kejadian ini,” ujar salah seorang karyawan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurut keterangan awal yang diperoleh, peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban sedang melakukan pekerjaan perbaikan pada bagian mesin perebusan di dalam area pabrik. Dalam proses pekerjaan tersebut, diduga terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban mengalami luka serius hingga meninggal dunia.
Pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Batin XXIV, IPTU Edi Susanto, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan saat ini masih menunggu penanganan lebih lanjut dari jajaran Polres Batang Hari.
“Benar, telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan seorang mekanik meninggal dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kami masih menunggu tim dari Polres. Kejadian ini juga sudah saya laporkan kepada pimpinan,” ujar IPTU Edi Susanto.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Kadaton Mulia Pratama melalui Manager Asnan belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian maupun langkah-langkah yang telah dan akan diambil perusahaan pasca-insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat serta para pekerja di lingkungan perusahaan. Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja yang merenggut nyawa mekanik senior tersebut.
Media ini akan terus berupaya menghubungi pihak perusahaan untuk memperoleh keterangan resmi guna melengkapi informasi dan menjaga keberimbangan pemberitaan.
( Tim Zoom Fakta )











