Kamis, 22 Oktober 2026 | 09.41 WIB
BATANG HARI, Zoom Fakta — Tiga truk angkutan batu bara diduga melintasi Jalan Aek Meliuk, tepat di depan rumah dinas Bupati Batang Hari, Kabupaten Batang Hari, Jambi, pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Aktivitas tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan kendaraan angkutan batu bara di kawasan pusat Kota Muara Bulian.
Informasi itu mencuat setelah sebuah video berdurasi sekitar 23 detik beredar di media sosial Info Batang Hari. Namun, jenis kendaraan, jalur yang dilalui, serta kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas di lokasi tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari, Baidawi, saat dikonfirmasi awak media mengaku kecolongan atas kejadian tersebut. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan anggota Dinas Perhubungan, khususnya bagian pengawasan lalu lintas, agar kejadian serupa tidak terulang.
Jalan Aek Meliuk merupakan aset Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Karena itu, aktivitas kendaraan yang melintas di kawasan tersebut perlu mendapat perhatian, terutama apabila terdapat pembatasan kendaraan berdasarkan kelas jalan, tonase, waktu operasional, atau ketentuan lalu lintas lainnya.
Pengawasan menjadi penting untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Di sekitar jalur tersebut terdapat pusat oleh-oleh khas Batang Hari serta kawasan wisata kuliner yang menjadi tempat aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Jika kendaraan angkutan batu bara melintas tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku, dampaknya perlu ditelusuri, termasuk potensi gangguan terhadap pengguna jalan, keselamatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi warga.
Koordinasi yang dijanjikan Dinas Perhubungan perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan rekaman video, penelusuran waktu dan rute kendaraan, serta evaluasi pengawasan di lapangan. Langkah tersebut diperlukan agar persoalan ini tidak berhenti pada pengakuan kecolongan, tetapi menghasilkan upaya pencegahan yang terukur.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan mengenai identitas pemilik kendaraan, tujuan perjalanan, maupun hasil pemeriksaan resmi atas dugaan aktivitas tersebut. Konfirmasi lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah kendaraan itu melanggar ketentuan yang berlaku.
Zoom Fakta akan terus memantau perkembangan persoalan ini demi mendorong transparansi pengawasan lalu lintas dan menjaga kepentingan masyarakat di Kabupaten Batang Hari.
Wartawan: Sabli













